NADIKABAR.COM — Pemerintah pusat mewujudkan swasembada pangan dan air melalui penerapan pertanian modern advanced agriculture system (PM-AAS) yang dikembangkan Kementerian Pertanian (Kementan) gabungan sistem tanam padi tabur langsung (tabela) dengan jajar legowo.
"PM-AAS bagian dari upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan dan air," ujar Direktur Irigasi Pertanian Kementan Liferdi Lukman ketika ditanya mengenai penerapan PM-AAS di lahan pertanian Kabupeten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu.
"Program dilakukan melalui perluasan areal tanam sekaligus intensifikasi untuk meningkatkan produktivitas," tambah Liferdi Lukman yang juga sebagai Penjabat Swasembada Pangan Nasional Berkelanjutan Provinsi Kalimantan Timur itu.
PM-AAS mencakup penggunaan teknologi, varietas unggul, manajemen air, serta pendampingan kepada petani, dengan target produktivitas hingga 10 ton per hektare.