Pada kesempatan yang sama, Susiwijono menyampaikan Indonesia telah menandatangani 25 perjanjian perdagangan internasional, baik dalam bentuk perjanjian perdagangan bebas (FTA) maupun perjanjian kerja sama ekonomi komprehensif (CEPA).

Pemerintah juga telah menyelesaikan sejumlah proses ratifikasi perjanjian perdagangan untuk mempercepat implementasi dan memperluas akses pasar bagi produk Indonesia.

Salah satu yang ditargetkan segera memasuki tahap implementasi adalah Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Proses ratifikasi dijadwalkan mulai November 2026 dengan target implementasi pada Januari 2027.

Perluasan akses pasar menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat daya saing industri nasional sekaligus membuka peluang ekspor.