NADIKABAR.COM β€” Pemerintah menyiapkan Bali sebagai pengembangan pusat keuangan (financial center) tahap kedua setelah Jakarta, seiring upaya memperkuat daya tarik Indonesia sebagai lokasi kegiatan sektor keuangan di tengah ketidakpastian global.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara International Fora for Kredit Program Pemerintah di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis.

Airlangga mengatakan pemerintah telah membahas potensi Bali bersama badan usaha milik negara (BUMN).

Menurut dia, aspek regulasi untuk pengembangan pusat keuangan tersebut telah diselesaikan dan saat ini memasuki tahap finalisasi.

β€œKemarin dengan BUMN kita juga melihat potensi Bali untuk menjadi financial center di mana secara regulasi sudah kita selesaikan dan ini dalam tahap finalisasi,” kata Airlangga.

Ia menjelaskan pengembangan tersebut direncanakan berlangsung bertahap. Jakarta dipersiapkan sebagai tahap pertama, sedangkan Bali menjadi lokasi yang dipertimbangkan untuk tahap berikutnya.