Airlangga menilai keberadaan pusat keuangan relevan dalam situasi ekonomi global yang penuh ketidakpastian. Indonesia dinilai memiliki peluang untuk menarik kegiatan sektor keuangan dengan dukungan kondisi wilayah yang aman dan nyaman.

β€œTentu wilayahnya aman dan nyaman salah satunya adalah di Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan pengembangan pusat keuangan di Bali juga sejalan dengan upaya memperluas sumber pertumbuhan ekonomi daerah, yang selama ini banyak ditopang sektor pariwisata.

Dalam pidatonya, Airlangga menyebut pemerintah telah menyiapkan sejumlah pengembangan ekonomi di Bali, termasuk Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan Sanur dan KEK Kura-Kura Bali di Serangan, Denpasar.

KEK Sanur diarahkan untuk mengembangkan layanan kesehatan berstandar internasional sekaligus menarik wisatawan yang membutuhkan layanan kesehatan.

Sementara itu, KEK Kura-Kura Bali dikembangkan untuk mendukung kegiatan ekonomi dan menarik investasi.