Menko Airlangga menilai pertumbuhan ekonomi kuartal III tahun ini cukup baik. Pertumbuhan ekonomi tersebut lebih tinggi dibandingkan negara-negara anggota G20.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia melampaui China yang tercatat tumbuh 4,5 persen (yoy), Korea Selatan 3,4 persen (yoy), Jerman 1,2 persen (yoy), Jepang 0,7 persen (yoy). Sementara, ekonomi India tercatat tumbuh lebih tinggi di level 7,8 persen (yoy).

Airlangga memaparkan, konsumsi rumah tangga masih jadi penopang pertumbuhan ekonomi.

Konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh sebesar 5,04 persen (yoy). Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional, yakni mencapai 51,97 persen.

Jika dilihat dari sumber pertumbuhannya, konsumsi rumah tangga juga menjadi penyumbang terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, dengan andil mencapai 2,62 persen dari total pertumbuhan sebesar 5,47 persen.