Di luar konsumsi rumah tangga, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi turut menopang perekonomian dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 30,81 persen, dengan pertumbuhan sebesar 6,06 persen.
Kinerja positif PMTB juga disebut sejalan dengan peningkatan realisasi investasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebesar 7,59 persen.
Sementara konsumsi pemerintah tumbuh hingga 8,95 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan triwulan yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,66 persen.
Kontribusi konsumsi pemerintah terhadap PDB yaitu sebesar 7,28 persen.
Pertumbuhan konsumsi pemerintah sejalan dengan meningkatnya realisasi belanja pegawai terutama pada gaji dan tunjangan aparatur sipil negara (ASN), serta meningkatnya realisasi belanja barang dan jasa utamanya pada belanja barang yang diserahkan kepada masyarakat berupa program Makan Bergizi Gratis (MBG).