Sebanyak 37 partai dan daftar elektoral bersaing untuk memperebutkan kursi parlemen di Knesset yang beranggotakan 120 orang. Untuk membentuk koalisi pemerintahan, diperlukan dukungan dari setidaknya 61 anggota parlemen.

Berdasarkan sistem perwakilan proporsional yang diterapkan Israel, para pemilih memberikan suara untuk partai, bukan untuk kandidat individu. Setiap partai harus memperoleh setidaknya 3,25 persen dari total suara sah agar dapat masuk ke parlemen.

Sepanjang sejarah politik Israel, belum pernah ada satu partai pun yang berhasil meraih mayoritas mutlak di Knesset. Negosiasi koalisi menjadi faktor penentu dalam menentukan siapa yang akan menjabat sebagai Perdana Menteri (PM) Israel.

Begitu tempat pemungutan suara ditutup, hasil exit polls diperkirakan akan segera muncul. Hasil resmi secara awal akan mulai bermunculan sepanjang malam, meskipun penghitungan suara dari personel militer, rumah sakit, penjara, dan tempat pemungutan suara khusus lainnya akan memakan waktu beberapa hari.

Hasil resmi akhir pemilu Israel dijadwalkan untuk diumumkan paling lambat 4 November.

Kubu Oposisi Ungguli Koalisi Netanyahu di Jajak Pendapat

Jajak pendapat terakhir yang dipublikasikan menunjukkan bahwa Netanyahu (77), PM dengan masa jabatan terlama di Israel, bersaing ketat dengan rival utamanya, Gadi Eisenkot (66), mantan kepala militer Israel yang merupakan pendatang baru di politik. Eisenkot yang dikenal memiliki pembawaan tenang, dianggap sebagai antitesis Netanyahu.

Jajak pendapat yang dipublikasikan tiga televisi utama Israel menempatkan Partai Yashar yang dipimpin Eisenkot unggul atas Partai Likud yang menaungi Netanyahu. Yashar diproyeksikan meraup 22-23 kursi parlemen, dibandingkan Likud yang diproyeksikan meraup 19-21 kursi parlemen.

Koalisi oposisi B'Yachad yang dipimpin mantan PM Naftali Bennett dan Yair Lapid, diproyeksikan meraup 14-15 kursi parlemen. Partai-partai oposisi lainnya mencakup Partai Demokrat yang dipimpin mantan jenderal Yair Golan dan Partai Yisrael Beytenu yang dipimpin mantan Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman.