NADIKABAR.COM — Warga Amerika Serikat (AS) akan menyampaikan penilaian mereka terhadap masa jabatan kedua Presiden Donald Trump yang penuh gejolak dalam pemilu sela yang dijadwalkan pada Selasa (3/11) waktu setempat.
Cengkeraman Trump atas Washington berpotensi runtuh, dengan Partai Demokrat berpeluang merebut kendali mayoritas atas House of Representatives atau DPR dan menantang dominasi Partai Republik di Senat. Demikian seperti dilansir AFP, Selasa (3/11/2026).
Jika Partai Republik kehilangan kendali atas DPR, maka Partai Demokrat akan memiliki wewenang untuk menghambat agenda legislatif Trump dan bahkan meluncurkan penyelidikan menyeluruh terhadap pemerintahannya.
Kekalahan Partai Republik di Senat juga akan mengancam kemampuan Trump dalam menunjuk hakim Mahkamah Agung dan para pejabat tinggi negara.
Jika hal itu terwujud, maka bisa dipastikan sisa masa jabatan Trump -- dia akan menjabat hingga Januari 2029 mendatang -- akan dipenuhi kesulitan.
Pemilu sela ini menjadi penilaian nasional terhadap Trump, ketika sentimen publik AS berbalik tajam melawan Partai Republik di tengah kemarahan atas melonjaknya biaya hidup dan perang melawan Iran.
Sebanyak 435 kursi DPR dan 35 kursi dari total 100 kursi Senat akan dipertaruhkan, bersama dengan pemilihan Gubernur untuk 36 negara bagian AS di antaranya.