Kandidat Partai Demokrat, Roy Cooper, yang juga mantan Gubernur North Carolina, mencatatkan salah satu hasil paling krusial dalam pemilu sela AS dengan mengalahkan kandidat Partai Republik, Michael Whatley, yang juga mantan Ketua Komite Nasional Partai Republik yang dipilih langsung oleh Trump.

North Carolina telah tiga kali memilih Trump dalam pilpres AS, namun Cooper berhasil meraih kemenangan setelah berkampanye dengan janji menurunkan biaya hidup. Dia akan menggantikan Senator Thom Tiillis dari Partai Republik yang memutuskan pensiun.

Kejutan besar lainnya terjadi di South Carolina, di mana kandidat Partai Demokrat, Annie Andrews, yang seorang dokter anak, berhasil mengalahkan kandidat Partai Republik, Darline Graham, yang didukung oleh Trump. Partai Demokrat tercatat belum pernah memenangkan pemilihan Senat di South Carolina yang sangat konservatif sejak tahun 1998.

Belum usai, kejutan besar lainnya terjadi di Texas, dengan kandidat Partai Demokrat, James Talarico, memenangkan pemilihan Senat dan merebut satu lagi kursi untuk partainya. Talarico mengalahkan kandidat Partai Republik, Ken Paxton, yang juga Jaksa Agung Texas dan sekutu dekat Trump.

Kejutan selanjutnya terjadi di Ohio, di mana kandidat Partai Demokrat, Sherrod Brown, berhasil mengalahkan kandidat Partai Republik, Jon Husted.

Meski berhasil merebut sejumlah kursi Senat yang tadinya dikuasai Partai Republik, Partai Demokrat harus mampu mempertahankan kursi-kursi Senat yang saat ini mereka miliki untuk bisa mengambil alih kendali.