NADIKABAR.COM — Proses penghitungan hasil pemilu sela Amerika Serikat (AS) terus berlangsung, dengan Partai Demokrat diproyeksikan berhasil merebut kendali mayoritas atas DPR, yang selama dua tahun terakhir dipegang oleh Partai Republik yang menaungi Presiden Donald Trump.

Media-media terkemuka AS, NadiKabar dan CNBC, seperti dilansir AFP, Rabu (4/11/2026), memproyeksikan Partai Demokrat akan meraih mayoritas di DPR, atau House of Representatives (HOR), yang seluruh kursinya -- total berjumlah 435 kursi -- diperebutkan dalam pemilu sela 3 November.

Hasil sementara yang dirilis NadiKabar menunjukkan bahwa Partai Demokrat unggul sementara dengan perolehan 178 kursi DPR, sedangkan Partai Republik baru meraup 105 kursi DPR. Dibutuhkan setidaknya 218 kursi untuk bisa memegang kendali mayoritas atas DPR.

Hasil sementara versi CNBC menunjukkan 171 kursi DPR diamankan oleh Partai Demokrat, dengan 105 kursi lainnya diamankan oleh Partai Republik.

Untuk Senat AS, hasil sementara versi NadiKabar menunjukkan bahwa Partai Demokrat mengamankan 51 kursi, sedangkan Partai Republik mengamankan 39 kursi. Hasil proyeksi yang sama persis dirilis oleh CNBC, yang menunjukkan 51 kursi Senat diamankan oleh Partai Demokrat, sedangkan 39 kursi didapatkan Partai Republik.

Perlu diingat bahwa hanya 35 kursi dari total 100 kursi Senat AS yang diperebutkan dalam pemilu sela ini. Hasil sementara itu menunjukkan Partai Demokrat berhasil mendapatkan sejumlah tambahan kursi yang diperlukan untuk bisa merebut kendali Senat AS dari Partai Republik.

Sebelum pemilu sela digelar, Partai Republik memegang dominasi dengan 53 kursi, sedangkan Partai Demokrat hanya memegang 47 kursi Senat.

Kemenangan Partai Demokrat dalam mendapatkan sejumlah kursi DPR, terutama yang sebelumnya dikuasai Partai Republik, dan peluang besar untuk mengambil alih kendali Senat, diperkirakan akan menyingkirkan Partai Republik dari kendali mayoritas atas Kongres.

Dengan kendali mayoritas, Partai Demokrat akan memiliki wewenang untuk mencegah agenda-agenda legislatif Trump dan meluncurkan penyelidikan menyeluruh terhadap pemerintahannya.

Hasil pemilu sela AS ini menjadi perwujudan dari penolakan keras publik AS terhadap periode kedua Trump yang penuh gejolak. Ketidakpuasan publik terkait biaya hidup, tarif, dan perang melawan Iran -- yang memicu lonjakan harga bahan bakar, telah menjadi beban berat bagi Trump dan Partai Republik.

Bahkan tingkat kepuasan publik AS terhadap Trump berada di titik terendah.

Mengejutkan! Demokrat Rebut Kursi Senator South Carolina-Texas dari Republik

Hasil proyeksi terbaru menunjukkan Partai Demokrat secara mengejutkan berhasil merebut empat kursi Senat AS dari Partai Republik. Keempat kursi itu didapatkan di negara bagian North Carolina, South Carolina, Texas, dan Ohio.

Kandidat Partai Demokrat, Roy Cooper, yang juga mantan Gubernur North Carolina, mencatatkan salah satu hasil paling krusial dalam pemilu sela AS dengan mengalahkan kandidat Partai Republik, Michael Whatley, yang juga mantan Ketua Komite Nasional Partai Republik yang dipilih langsung oleh Trump.

North Carolina telah tiga kali memilih Trump dalam pilpres AS, namun Cooper berhasil meraih kemenangan setelah berkampanye dengan janji menurunkan biaya hidup. Dia akan menggantikan Senator Thom Tiillis dari Partai Republik yang memutuskan pensiun.

Kejutan besar lainnya terjadi di South Carolina, di mana kandidat Partai Demokrat, Annie Andrews, yang seorang dokter anak, berhasil mengalahkan kandidat Partai Republik, Darline Graham, yang didukung oleh Trump. Partai Demokrat tercatat belum pernah memenangkan pemilihan Senat di South Carolina yang sangat konservatif sejak tahun 1998.

Belum usai, kejutan besar lainnya terjadi di Texas, dengan kandidat Partai Demokrat, James Talarico, memenangkan pemilihan Senat dan merebut satu lagi kursi untuk partainya. Talarico mengalahkan kandidat Partai Republik, Ken Paxton, yang juga Jaksa Agung Texas dan sekutu dekat Trump.

Kejutan selanjutnya terjadi di Ohio, di mana kandidat Partai Demokrat, Sherrod Brown, berhasil mengalahkan kandidat Partai Republik, Jon Husted.

Meski berhasil merebut sejumlah kursi Senat yang tadinya dikuasai Partai Republik, Partai Demokrat harus mampu mempertahankan kursi-kursi Senat yang saat ini mereka miliki untuk bisa mengambil alih kendali.