Hasil penghitungan akhir, yang mencakup suara-suara tersebut, akan diumumkan pada 27 November.
Hingga terbentuknya koalisi yang akan memerintah Selandia Baru selama tiga tahun ke depan, Luxon akan memimpin pemerintahan sementara (caretaker government).
Baik Luxon maupun pemimpin oposisi Chris Hipkins dari Partai Buruh tidak ada yang mengklaim kemenangan dalam pidato mereka setelah pemilihan umum-sebuah kontestasi yang didominasi oleh isu pelemahan ekonomi dan tingginya biaya hidup.
"Saya sudah katakan bahwa pemilihan ini akan berlangsung sangat ketat-dan terbukti memang demikian. Sayangnya, kita baru akan mengetahui hasilnya tiga minggu lagi," ujar Luxon dalam konferensi pers.