NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menggandeng pengurus tempat ibadah untuk penanganan sampah di daerah itu.

"Penanganan sampah dengan melibatkan pengurus tempat ibadah seperti masjid, gereja, dan tempat lain, dianggap lebih efektif," kata Bupati Bangka Fery Insani di Sungailiat, Minggu, saat meluncurkan Gerakan Memilah Pintar dan Mengelola Sampah atau Gempita Mas.

Fery Insani mencontohkan pengumpulan sampah non-organik oleh pengurus Masjid Al Husna Kampung Jawa, Sungailiat, memberikan dampak besar. Selain berhasil mengurangi sampah di lingkungan itu, juga membentuk gerakan sosial.

"Hasil penjualan sampah non-organik oleh pengurus Masjid Al Husna disedekahkan kembali ke warga kurang mampu di sekitar masjid itu," kata dia.

Ia mengatakan gerakan pemilahan sampah dari tempat ibadah hendaknya dapat memotivasi bagi masyarakat umum yang lain, karena diakui sebagian masyarakat masih perlu ditanamkan kesadaran mengelola sampah.