Kolaborasi dengan IAI juga diharapkan semakin memperkuat kapasitas sumber daya manusia bidang arsitektur di Banyuwangi.

"Dari awal hanya terdapat tiga hingga empat arsitek, kini Banyuwangi memiliki 10-16 arsitek teregistrasi, 33 konsultan perencana, serta sekitar 80 sarjana arsitektur yang kembali ke daerah," ujarnya.

Melalui kerja sama ini, IAI Jawa Timur juga berkomitmen memberikan dukungan pengembangan kapasitas para arsitek dan tenaga profesional di Banyuwangi.

"Saat ini telah terbentuk Komisariat Wilayah IAI Banyuwangi sebagai wadah resmi bagi para arsitek lokal untuk berpraktik, berkolaborasi, dan mengembangkan kompetensi," ujar Fafan.

Selain itu, IAI Jatim Komisariat Banyuwangi juga terus mengembangkan ruang diskusi publik mengenai arsitektur. Salah satunya melalui rangkaian acara Gesah dan Pameran Arsitektur yang berlangsung pada 11-13 September 2026.