"Total ada lima titik pembangunan. Empat kegiatan saat ini sudah mulai berjalan sedangkan satu paket kegiatan menyusul di tahap selanjutnya," katanya.
Henri mengimbau masyarakat untuk mencari jalur alternatif selama proses pengerjaan berlangsung demi keamanan, kenyamanan serta kelancaran mobilitas kendaraan mengingat pekerjaan berdampak pada penyempitan arus lalu lintas.
"Sehubungan dengan adanya pekerjaan konstruksi tersebut, akses jalan di sekitar lokasi untuk sementara mengalami gangguan dan penyempitan arus lalu lintas. Pengguna jalan dimohon mencari rute alternatif, mohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses pengerjaan berlangsung," ucap dia.
Sekretaris Kecamatan Muaragembong Hasan Basri mengatakan, pembangunan masif oleh pemerintah daerah ini sangat dibutuhkan masyarakat guna memudahkan mobilitas kendaraan baik pribadi, penumpang maupun angkutan barang, termasuk hasil-hasil pertanian serta peternakan.
Ia menyebut sejumlah titik perbaikan bahkan selama ini menjadi salah satu jalur penting bagi mobilitas masyarakat karena mampu menghubungkan wilayahnya menuju Kecamatan Babelan, Kota Bekasi hingga Provinsi DKI Jakarta.