"Khusus untuk akses di lokasi pembangunan Jembatan Blacan dan Jembatan Larangan, jalur tersebut merupakan salah satu akses terdekat menuju Babelan, Kota Bekasi hingga DKI Jakarta sehingga ini akan memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan konektivitas," ujarnya.

Akses Jembatan Sungai Blacan serta Jembatan Larangan selama ini tidak hanya digunakan masyarakat setempat tetapi juga warga luar daerah termasuk para wisatawan hingga pecinta hobi memancing yang berkunjung ke wilayah Muaragembong sebagai kawasan pesisir.

Hasan turut mengimbau pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi pekerjaan untuk meningkatkan kewaspadaan selama proses pembangunan berlangsung sebab keselamatan pengendara merupakan prioritas utama.

"Kami mengimbau warga dan pengendara yang melintas untuk selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan, mengikuti arahan petugas di lapangan serta menggunakan jalur alternatif jika memungkinkan," ucapnya.

Pihaknya berharap pembangunan ini dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas serta mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata di wilayah ujung utara Kabupaten Bekasi.