Salah satu komoditas yang berpotensi menarik perhatian pasar adalah kakao fermentasi Berau. Produk perkebunan tersebut telah dikirim ke Prancis sejak Maret 2026, dengan pengiriman perdana sebanyak 10 ton dan peluang pemenuhan permintaan hingga 50 ton per tahun berdasarkan kerja sama dengan perusahaan di negara tersebut.

Selain Prancis, pasar Jepang juga membuka peluang permintaan kakao fermentasi dalam jumlah lebih besar. Potensi tersebut menjadi kesempatan bagi petani dan pelaku usaha untuk meningkatkan produksi, kualitas, serta nilai tambah komoditas lokal.

Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong pembinaan petani melalui peningkatan produktivitas, pengembangan lahan, intensifikasi pertanian, dan pemanfaatan teknologi agar kakao daerah mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang.