"Rencana awal dan sampai sekarang kita tetap rencanakan di sini. Karena mini zoo itu tidak menghilangkan pohon-pohon yang ada. Jadi, pohon-pohon ini tetap menjadi bagian dari kawasan kebun binatang mini," ujarnya.

Rudy mengungkapkan, salah satu hal yang masih dibahas bersama calon mitra swasta adalah mekanisme pembiayaan operasional dan kemungkinan penerapan tiket masuk bagi pengunjung.

Pemerintah Kabupaten Bogor menginginkan mini zoo dapat dinikmati masyarakat secara gratis, sementara pihak swasta mempertimbangkan penerapan tarif untuk menutup kebutuhan operasional pengelolaan satwa dan fasilitas.

"Kita berharapnya dengan pihak swasta mini zoo tidak berbayar. Tapi dari pihak swasta tetap berharap karena menyangkut operasional untuk bisa berbayar," katanya.

Ia menyebut komunikasi dengan pihak swasta terus dilakukan untuk menemukan skema pengelolaan yang memungkinkan masyarakat menikmati fasilitas tersebut tanpa dipungut biaya.