NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyalurkan 130 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto kepada pengayuh becak konvensional untuk meringankan beban kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.
Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Sabtu, mengatakan bantuan yang diserahkan di Alun-alun Kabupaten Bogor tersebut terutama diperuntukkan bagi pengayuh becak yang selama ini mengandalkan tenaga fisik untuk mencari nafkah, khususnya mereka yang berusia lanjut.
"Semoga bantuan becak listrik ini dapat memberikan manfaat nyata, meringankan beban para pengayuh becak, serta meningkatkan kesejahteraan mereka bersama keluarganya," kata Rudy.
Menurut dia, becak listrik tersebut tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga diharapkan dapat menunjang kegiatan ekonomi para penerima bantuan.
Ia meminta para pengayuh becak menjaga dan merawat kendaraan tersebut agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai sarana mencari nafkah.
Rudy menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas perhatian terhadap masyarakat Kabupaten Bogor, terutama pekerja sektor informal.
Ia menyebutkan bantuan becak listrik merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah pusat kepada masyarakat Kabupaten Bogor, selain pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Jasinga, perbaikan infrastruktur jalan, serta bantuan perbaikan rumah tidak layak huni pada 2025 dan 2026.
Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Nanik S. Deyang menjelaskan program bantuan becak listrik telah berjalan sejak 2023, sebelum Prabowo menjabat sebagai Presiden.
Menurut dia, program tersebut bertujuan membantu pengayuh becak memiliki kendaraan sendiri sehingga tidak lagi bergantung pada becak sewaan.
"Bantuan ini diharapkan menjadi aset bagi para pengayuh becak. Mereka tidak lagi harus bergantung pada becak sewaan, sehingga dapat bekerja dengan lebih nyaman dan memiliki kesempatan lebih baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga," ujar Nanik.
Ia mengungkapkan sekitar 14.000 unit becak listrik telah disalurkan secara nasional sejak 2023 dan penyalurannya direncanakan terus berlanjut untuk menjangkau pengayuh becak di berbagai daerah.
Nanik mengingatkan para penerima bantuan agar merawat becak listrik tersebut serta tidak memindahtangankannya sehingga dapat digunakan sebagai aset usaha dalam jangka panjang.