Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan sumber daya manusia lokal harus dilibatkan termasuk dalam pengoperasian pelabuhan itu ke depannya.
"Tenaga kerja yang diperlukan diprediksi sekitar 25.000 orang. Saya minta Pak Gubernur dan Pak Bupati, ada politeknik di sini. Jadi, sebaiknya pelaku yang bekerja di sini ya orang Bali," katanya.
Dia juga menegaskan komitmennya, untuk pembangunan pelabuhan ikan internasional dengan anggaran Rp1,2 triliun ini dilakukan menyeluruh sampai tuntas dan terintegrasi.
Selain Menteri Kelautan dan Perikanan beserta jajarannya, groundbreaking ini juga dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster.