"Total bantuan tersebut berasal dari sinergi Kejaksaan Agung RI, IAD Pusat dan Wilayah NTT, Kejati NTT, serta Adhyaksa Golf Club. Bantuan didistribusikan menggunakan 8 truk, dan dilanjutkan dengan kapal TNI AL serta pesawat TNI AU menuju titik-titik terdampak di Flores," jelas Adi.

Ia menambahkan selain bantuan sembako, ada juga dukungan uang tunai yang mencapai Rp 70 juta yang akan diberikan kepada korban terdampak bencana.

"Bantuan itu nantinya diatur oleh teman-teman TNI untuk didistribusikan kepada kabupaten-kabupaten yang terdampak bencana. Ada juga dukungan uang tunai senilai Rp 70 juta, yang nantinya bisa membantu saudara-saudara kita yang terdampak," urai dia.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan mendesak seperti pangan, air mineral, beras, toren air, terpal, perlengkapan bayi, lansia, serta kebutuhan kebersihan.

Gempa membuat gedung Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Manggarai di Reo mengalami kerusakan parah. "Seperti yang kita ketahui semua alhamdulillah di wilayah Timor aman. Yang terdampak berat itu di Kejaksaan Negeri Manggarai Cabang Reo ini lumayan berat. Sementara Kejaksaan Negeri Manggarai sendiri, juga terdampak dengan kerusakan sedang," ujarnya.

Sementara itu, gedung Kejari Manggarai Barat, Kejari Ende, Kejari Ngada, dan Kejari Maumere mengalami rusak ringan. Sejauh ini, proses pelayanan tetap berjalan seperti biasa.