NADIKABAR.COM β Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalbar merevitalisasi Pusat Jajanan Selera Rakyat (Pujasera) Pasar Kakap untuk menghidupkan aset daerah sekaligus membuka ruang baru bagi UMKM dan aktivitas publik masyarakat.
"Revitalisasi Pujasera, Pusat Jajanan Selera Rakyat ini. Insyaallah sudah kita anggarkan di APBD Perubahan dan bulan ini harus sudah bisa dikerjakan," kata Bupati Kubu Raya Sujiwo saat meninjau kawasan tersebut, Kamis.
Sujiwo mengatakan penataan Pujasera Pasar Kakap, Kecamatan Sungai Kakap, telah dianggarkan melalui APBD Perubahan 2026 dan ditargetkan mulai dikerjakan Oktober.
Menurut dia, Pujasera diprioritaskan karena memiliki potensi besar untuk pemberdayaan UMKM sekaligus menjadi sumber aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat Kecamatan Sungai Kakap.
Sujiwo mengatakan pembangunan kios secara keseluruhan belum dapat dilakukan tahun ini karena keterbatasan anggaran. Pemerintah daerah memilih menyelesaikan penataan Pujasera terlebih dahulu, sedangkan pembangunan kios dan pelataran di sisi kanan dan kiri akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.
βKenapa harus fokus ke Pujasera dulu? Pertama, supaya terjadi pemberdayaan UMKM. Yang kedua, parkir-parkir ini bisa menjadi pemasukan desa maupun pemerintah kabupaten,β ujarnya.
Potensi ekonomi kawasan tersebut, kata Sujiwo, antara lain terlihat dari aktivitas parkir. Saat ini terdapat tidak kurang dari 80 sepeda motor yang parkir inap hampir setiap malam, di luar kendaraan yang menggunakan area parkir umum.
Setelah ditata, Pujasera akan dilengkapi area meja dan kursi sehingga pengunjung dapat membeli makanan dari tenan UMKM dan menikmati jajanan di kawasan tersebut. Pemerintah juga akan menyediakan ruang untuk kegiatan kreatif masyarakat.
βSetiap malam minggu kita beri hiburan. Bisa menjadi panggung kreasi anak-anak muda, seni tradisional, tari-tarian, pencak silat, maupun live music,β katanya.
Sujiwo meyakini peningkatan kunjungan masyarakat akan berdampak langsung terhadap pelaku UMKM karena aktivitas konsumsi akan menggerakkan perputaran ekonomi di kawasan Pasar Kakap.
Ia menargetkan seluruh penataan Pujasera selesai pada akhir Desember 2026 sehingga dapat mulai beroperasi menjelang momentum Natal dan Tahun Baru.
βTarget saya sebagai Bupati, Pujasera ini di akhir bulan Desember harus sudah operasional. Saya minta Sekda dan perangkat daerah terkait untuk berkolaborasi,β tegasnya.
Sujiwo meminta perangkat daerah terkait, kecamatan, dan pemerintah desa segera berkoordinasi dan mengeksekusi anggaran yang telah tersedia agar target penyelesaian tidak tertunda.
Penataan Pasar Kakap ke depan juga akan terintegrasi dengan fasilitas lain, seperti taman, rencana aktivitas susur sungai, penerangan, dan kebersihan kawasan.
Pemerintah daerah berharap kawasan yang sebelumnya kurang termanfaatkan tersebut dapat kembali menjadi ruang publik yang hidup.
βIni aset pemerintah kabupaten, dibangun menggunakan uang rakyat dan uang negara. Ketika kita sudah mengeluarkan anggaran, tidak boleh terhenti. Tujuan kita adalah agar aset-aset yang terbengkalai bisa dimanfaatkan secara maksimal,β ujarnya.
Sujiwo mengatakan Kecamatan Sungai Kakap membutuhkan ruang publik untuk berkumpul dan beraktivitas. Karena itu, kawasan Pasar Kakap nantinya tidak hanya memiliki Pujasera, tetapi juga taman dan fasilitas susur sungai.
βYang tidak kalah penting, Kecamatan Sungai Kakap ini satu-satunya kecamatan yang belum mempunyai ruang publik. Maka di sinilah ruang publiknya,β katanya.
Ia berharap revitalisasi tersebut tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi berlanjut pada pemberdayaan pemerintah desa, pemuda, dan pelaku UMKM sehingga aset daerah yang telah dibangun dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial secara berkelanjutan.