"Kami ingin memastikan jalur pelayaran di Kepulauan Seribu aman dilintasi, terutama pada malam hari," kata Bima.

Sementara nelayan Pula Kelapa, Maulana mengatakan rambu suar membantu nelayan mengenali jalur pelayaran khususnya saat berangkat maupun kembali melaut pada dini hari.

Menurut dia, lampu suar yang redup atau tidak berfungsi dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama karena terdapat banyak karang dangkal di sekitar jalur keluar-masuk pulau.

"Cahaya suar yang terang menjadi patokan utama kami saat pulang melaut dalam kondisi gelap. Adanya perbaikan ini membuat kami merasa jauh lebih aman," kata dia.