Dukungan terhadap upaya tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan alsintan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada kelompok tani di Desa Kedali, Kecamatan Pucuk, Lamongan, yang diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Selain mengejar peningkatan produksi, Bupati Yuhronur menyebut harga gabah di tingkat petani Lamongan berada pada kisaran Rp8.600 hingga Rp8.800 per kilogram, lebih tinggi dibandingkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram.

Pemkab Lamongan juga mendorong pengembangan komoditas lain, termasuk jagung dan tebu. Program bongkar ratoon tebu untuk mendukung swasembada gula nasional telah mencapai sekitar 1.200 hektare, melampaui target awal 1.100 hektare.