NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur menindaklanjuti kerusakan sejumlah infrastruktur pengendali lahar Gunung Semeru yang masih dalam proses pembangunan dan kerusakan tersebut akibat terjangan banjir lahar dingin Semeru di aliran Besuk Kobokan pada Senin (2/11).

"Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama pihak terkait sudah melakukan asesmen untuk mengetahui tingkat kerusakan dan menentukan langkah penanganan," kata Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam keterangan yang diterima di Lumajang, Selasa.

Ia mengatakan pihaknya bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sudah meninjau kondisi kawasan terdampak dari pos pantau, kemudian pemeriksaan juga diarahkan pada sejumlah titik bangunan pengendali, khususnya cek dam di titik S2 dan S4, karena pendataan kondisi infrastruktur diperlukan agar kerusakan dapat diketahui secara tepat dan penanganan berikutnya bisa dikoordinasikan dengan instansi berwenang.

"Setiap kerusakan perlu dipastikan melalui asesmen di lapangan, sehingga hasilnya menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan bersama pihak terkait, karena langkah asesmen dan pemantauan menjadi bagian penting dalam memastikan kondisi infrastruktur serta keselamatan masyarakat di kawasan Besuk Kobokan," katanya.