NADIKABAR.COM β Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, memanfaatkan program gentengisasi nasional untuk memperluas pemasaran produk kerajinan tanah liat melalui pemesanan sebanyak 2,4 juta keping genteng untuk kebutuhan pembangunan berbagai daerah.
Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan program tersebut membuka kesempatan bagi produk genteng daerah untuk menjangkau pasar pembangunan di luar wilayah Majalengka.
"Melalui program Bapak Presiden yang diimplementasikan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), kami dipercayakan untuk menyiapkan sebanyak 2,4 juta keping genteng," ujarnya di Majalengka, Minggu.
Sebelumnya, kata dia, usaha genteng Majalengka hanya mendapat kuota pemesanan awal sekitar 14 tronton atau 150 ribu keping.
Ia menyebut alokasi pemesanan tersebut kemudian bertambah menjadi 2,4 juta keping, setelah pemerintah pusat memberikan kepercayaan kepada perajin Majalengka.
βJumlah tersebut setara dengan kapasitas angkut sekitar 600 truk, yang disiapkan untuk mendistribusikan genteng ke berbagai lokasi pembangunan kabupaten dan kota se-Jawa Barat,β katanya.
Menurut dia, peningkatan pesanan tersebut menunjukkan produk perajin Majalengka memperoleh kesempatan memenuhi kebutuhan material bangunan dalam skala lebih luas.
Ia menjelaskan industri genteng Majalengka telah berkembang sejak 1905 dan selama puluhan tahun menjadi sumber penghidupan masyarakat, terutama di kawasan Jatiwangi.