Penerapan manajemen talenta menjadi bagian dari transformasi pengelolaan sumber daya manusia aparatur. Sistem yang sebelumnya lebih konvensional diarahkan menjadi pengelolaan berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi pegawai.

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengapresiasi pendampingan dan dukungan BKN selama proses penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemkab Mojokerto.

Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu menilai manajemen talenta merupakan instrumen penting untuk membangun birokrasi yang profesional dan mampu beradaptasi dengan perubahan.

"Dengan manajemen talenta yang tertata dengan baik, diharapkan akan melahirkan ASN-ASN yang kompeten, berintegritas, dan memiliki etos kerja tinggi. Kami berharap mendapatkan evaluasi dan masukan konstruktif dari BKN Pusat agar penerapan di Kabupaten Mojokerto benar-benar selaras dengan standar nasional," ujar Gus Barra.

Gus Barra menegaskan penguatan manajemen talenta tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan administrasi kepegawaian. Menurutnya, sistem tersebut juga menjadi bagian dari strategi meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Mari kita jadikan momentum expose ini sebagai batu loncatan untuk membawa ASN Kabupaten Mojokerto menjadi ASN yang profesional, lincah (agile), dan berdaya saing," tambahnya.