Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengatakan distribusi bantuan air bersih akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa berdasarkan koordinasi bersama pemerintah desa.

"Penyaluran air bersih akan kami sesuaikan dengan kebutuhan warga, terutama di desa-desa yang masih mengalami kekurangan air," katanya.

Berdasarkan pendataan sementara, kerusakan jaringan pipa mencapai sekitar 5,2 kilometer dari sumber air hingga tandon penampungan pertama, sehingga pemulihan jaringan menjadi prioritas untuk mengembalikan pasokan air bersih kepada masyarakat terdampak.