NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, terus mengupayakan pemulangan jenazah Rizki Ade Putra (26), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal daerah itu yang meninggal dunia di Osaka, Jepang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Rejang Lebong Mohammad Andhy Afriyanto saat dihubungi di Rejang Lebong, Senin, mengatakan pemkab bersama Pemprov Bengkulu dan pihak Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Semanggi berkoordinasi secara intensif dengan instansi terkait agar jenazah almarhum dapat segera dipulangkan.

"Pemkab Rejang Lebong, Pemprov Bengkulu, serta pihak LPK Semanggi, terus mengupayakan pemulangan jenazah almarhum. Pemerintah tidak lepas tangan untuk memulangkan jenazah ke Tanah Air," kata Mohammad Andhy.

Dia menjelaskan proses pemulangan jenazah PMI tersebut saat ini ditangani oleh Pemerintah Indonesia melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Andhy meminta pihak keluarga korban untuk bersabar selama proses administrasi dan koordinasi antarnegara berlangsung. Pemerintah daerah terus berkomunikasi aktif dengan pihak-pihak terkait agar jenazah almarhum dapat dipulangkan dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Rizki Ade Putra (26), warga Kelurahan Air Duku, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, dilaporkan meninggal dunia di Osaka, Jepang, pada Minggu (11/10/2026). Korban diduga meninggal dunia setelah jatuh dari balkon lantai sembilan apartemen tempat tinggalnya.

Berdasarkan keterangan pengurus LPK Semanggi Rejang Lebong Iswadi, korban berangkat ke Jepang bersama empat rekannya pada 5 Oktober 2026.

Setibanya di Jepang, Rizki sempat menghubungi keluarganya di Indonesia untuk mengabarkan bahwa ia telah sampai di apartemen yang disediakan perusahaan.

Selanjutnya pada Selasa (6/10), korban mengurus sejumlah dokumen administrasi dan identitas kependudukan setempat. Korban kemudian mulai mengikuti pelatihan kerja di bidang perhotelan (bed making) pada Jumat (9/10).

Namun pada Minggu (11/10) sekitar pukul 08.00 waktu setempat, rekan korban yang tinggal di apartemen yang sama memberikan kabar duka mengenai wafatnya Rizki kepada pihak keluarga di Indonesia.