Halikinnor mengatakan, setelah peningkatan infrastruktur jalan ini selesai, selanjutnya pemerintah daerah menargetkan pembangunan jalan tersebut dapat diteruskan hingga Desa Palangan Kecamatan Kota Besi. Kemudian, dilakukan pembangunan jembatan untuk menghubungkan ruas jalan tersebut dengan Desa Tangar Kecamatan Mentaya Hulu.

Menurutnya, apabila jalur tersebut dapat tersambung, masyarakat dari wilayah tersebut yang selama ini harus menempuh perjalanan 3-4 jam menggunakan kendaraan bermotor untuk menuju Sampit akan sangat terbantu.

“Kalau kita punya anggaran dan itu bisa diwujudkan, maka dari Sampit ke Mentaya Hulu bisa dekat sekali, jauh sekali memotongnya. Sehingga orang kalau mau ke Sampit tidak lagi lewat Jalan Tjilik Riwut tetapi bisa lewat jalan ini, lebih dekat,” ucapnya.

Ia berharap rencana tersebut secara bertahap dapat diwujudkan melalui dukungan anggaran pemerintah daerah, koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, serta dukungan perusahaan yang memiliki wilayah usaha di sekitar trase jalan.