Untuk penemuan kasus, Puskesmas Lantung mencatat 11 kasus dari target 10 kasus, sedangkan Puskesmas Labangka baru menemukan tiga kasus dari target 39 kasus.
Fasilitas rumah sakit juga berkontribusi dalam penemuan TB, antara lain RS H.L. Manambai Abdulkadir sebanyak 83 kasus, RS Umum Sumbawa Besar 74 kasus, dan RS Abdul Malik Fadjar Sumbawa enam kasus.
Sarip mengatakan perluasan pemeriksaan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan deteksi dini sekaligus memastikan warga dengan dugaan TB memperoleh pemeriksaan lanjutan.
Pemerintah daerah juga mendorong penguatan koordinasi antara puskesmas dan rumah sakit agar hasil skrining dapat ditindaklanjuti melalui pemeriksaan diagnostik serta pengobatan sesuai standar pelayanan kesehatan.
Melalui langkah tersebut, Pemkab Sumbawa berupaya mempercepat penemuan kasus TB sekaligus meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayahnya.