NADIKABAR.COM β Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur memfasilitasi pendampingan keluarga korban tragedi tenggelamnya KMP Virgo, termasuk menyiapkan bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi bagi keluarga korban meninggal dunia yang membutuhkan.
Upaya tersebut dilakukan menyusul kedatangan jenazah Sukardi (51), warga Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru di rumah duka pada Sabtu.
Hingga kini, satu warga Tulungagung lainnya yang menjadi korban tragedi tersebut masih belum teridentifikasi.
Kepala Dinas Sosial Tulungagung Reni Prasetiawati Ika Septiwulan mengatakan jenazah Sukardi dipulangkan dari Surabaya menggunakan ambulans dengan fasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
βJenazah korban tiba di rumah duka sekitar pukul 12.43 WIB. Korban berhasil teridentifikasi melalui ciri fisik pada tubuhnya,β kata Reni.
Ia menjelaskan, keluarga mengenali sejumlah ciri fisik korban, antara lain kondisi mata, tanda khusus pada tangan, tato di lengan, serta pen yang terpasang pada tangan kiri.
Sukardi diketahui bekerja sebagai kernet truk ekspedisi dan berangkat bersama rekannya saat tragedi tersebut terjadi.
Korban meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih duduk di kelas 3 SMP.
Reni mengatakan Dinsos Tulungagung akan mengupayakan bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi bagi keluarga korban.
Upaya tersebut dilakukan karena keluarga Sukardi masuk dalam kelompok desil 2 berdasarkan data kesejahteraan yang digunakan pemerintah.
Pemberdayaan ekonomi bagi istri korban akan diusulkan melalui program kewirausahaan agar keluarga memiliki sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup setelah kehilangan anggota keluarga.
Sementara itu, berdasarkan pendataan Dinsos Tulungagung, terdapat enam warga setempat yang menjadi korban tragedi tenggelamnya KM Virgo.
Dari jumlah tersebut, dua orang dilaporkan selamat, tiga orang meninggal dunia, dan satu orang lainnya masih belum teridentifikasi.
Korban yang belum teridentifikasi adalah Danil Iswahyudi (40), warga Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru. Danil diketahui bekerja sebagai sopir truk yang ditumpangi Sukardi saat tragedi tersebut terjadi.
Pemkab Tulungagung terus berupaya memberikan pendampingan kepada keluarga korban, termasuk keluarga Danil yang masih menunggu kepastian mengenai kondisi anggota keluarganya.
Pemerintah daerah berharap proses identifikasi dapat segera memberikan kepastian bagi keluarga korban sekaligus memastikan dukungan sosial bagi warga yang terdampak tragedi tersebut.