NADIKABAR.COM — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru siap menindaklanjuti rekomendasi kepolisian untuk menutup tempat hiburan malam (THM) yang terbukti menjadi lokasi peredaran narkoba. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan langkah tersebut akan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Agung mengatakan Pemko Pekanbaru mendukung langkah tegas Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat dalam memberantas peredaran narkoba. Menurutnya, pemerintah daerah siap berkoordinasi dengan kepolisian untuk menindak tempat usaha yang terbukti digunakan untuk aktivitas melanggar hukum.

"Kalau memang ada rekomendasi dari Polda Riau untuk penutupan tempat hiburan malam yang terbukti menjadi lokasi peredaran narkoba, tentu akan kita tindak lanjuti sesuai aturan. Kita tidak ingin tempat-tempat seperti itu justru dimanfaatkan untuk aktivitas yang melanggar hukum," kata Agung, Senin (12/10/2026).

Ia menilai penindakan terhadap tempat yang terbukti berkaitan dengan peredaran narkoba menjadi salah satu upaya untuk mempersempit ruang gerak pelaku. Meski demikian, keputusan penutupan harus didasarkan pada bukti dan prosedur hukum agar tidak salah sasaran.

"Pemko Pekanbaru mendukung penuh langkah tegas Kapolda Riau dalam memberantas narkoba. Kami siap bersinergi dengan kepolisian untuk bersama-sama menindak pelaku dan memberikan efek jera. Persoalan narkoba ini harus menjadi perhatian kita bersama," ujarnya.

Dukungan tersebut disampaikan setelah tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar razia di MP Club Pekanbaru pada Minggu (11/10) dini hari.

Dalam razia itu, petugas mengamankan 68 orang untuk menjalani pemeriksaan. Sebanyak 63 orang di antaranya dinyatakan positif mengonsumsi narkoba berdasarkan hasil tes urine.

Petugas juga menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Polisi masih mendalami keterlibatan masing-masing orang yang diamankan dalam operasi tersebut.

Agung menegaskan pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama antara pemerintah daerah dan kepolisian. Pemko Pekanbaru, kata dia, siap mendukung langkah penindakan demi melindungi masyarakat dari bahaya narkotika.

"Intinya, kami siap berjalan bersama Polri. Kita ingin Pekanbaru terbebas dari narkoba. Penindakan harus tegas agar memberikan efek jera, dan kita semua harus ikut menjaga masyarakat dari bahaya narkotika," tutupnya.