Lisa menegaskan perusahaan yang beroperasi di Banjarbaru diharapkan turut menyerap tenaga kerja lokal sehingga masyarakat memiliki kesempatan lebih besar memperoleh pekerjaan sesuai kemampuan dan kualifikasi.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah daerah perlu memiliki data tingkat pengangguran terbuka berdasarkan latar belakang pendidikan dan keterampilan pencari kerja agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja di perusahaan.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda mengatakan program Polisi Peduli Pengangguran merupakan bagian dari gerakan Polisi Bersama Masyarakat yang melibatkan kepolisian dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial.
"Kami menyadari tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, perlu bergandengan tangan dengan masyarakat, terutama Pemerintah Kota Banjarbaru," ujarnya.