"Untuk Kota Bengkulu saat ini sudah ada 23 KDKMP yang siap menerima bantuan budidaya ikan. Bantuan yang diberikan nantinya berupa kolam bioflok, bibit ikan dan juga pakan ikan," sebut Will.

Nantinya, setiap KDKMP akan mendapatkan tiga titik budidaya ikan dan masing-masing titik tersebut akan disiapkan sekitar 20 hingga 24 unit bioflok yang digunakan sebagai media pemeliharaan ikan.

Program tersebut tidak hanya difokuskan pada peningkatan produksi perikanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

Sebab, dengan adanya budidaya ikan yang dikelola koperasi, hasil panen nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung program-program pemenuhan gizi di daerah.