NADIKABAR.COM — Pemerintah Kota Bima, Nusa Tenggara Barat menyiapkan lahan seluas 10 hektare untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat yang diusulkan kepada pemerintah pusat sebagai salah satu program prioritas di daerah itu.
Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan mengatakan usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bima telah disampaikan kepada kementerian dan kini dalam proses, dengan kesiapan lahan menjadi salah satu persyaratan utama.
"Kami terus berjuang, bukan hanya sekadar menyampaikan proposal, tetapi bagaimana secara faktual Sekolah Rakyat bisa berdiri di Kota Bima," kata Feri kepada NadiKabar di Kota Bima, Jumat.
Ia mengatakan lahan yang disiapkan harus memenuhi persyaratan clear and clean serta ketentuan teknis pembangunan. Lokasi tersebut memiliki akses jalan raya, relatif jauh dari permukiman, dan dinilai aman dari potensi banjir.
"Kami juga sudah menyiapkan lahan yang representatif. Yang paling utama itu kesiapan lahan, termasuk memastikan tidak ada persoalan clear and clean," ujarnya.
Feri mengatakan pemerintah daerah turut memperhatikan akses dan fasilitas pendukung di sekitar lokasi sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan pembangunan Sekolah Rakyat.