Menurut dia, evaluasi secara berkelanjutan diperlukan untuk mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin muncul dalam penerapan sistem tersebut.
Peluncuran Smart KKI berlangsung di Swiss-Belhotel, Kota Bogor, Senin (2/11), bersamaan dengan kegiatan Evaluasi Progres Realisasi Keuangan Daerah, Persiapan Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2027, serta Penyerapan Perubahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Dedie juga menekankan pentingnya efisiensi dan optimalisasi pengelolaan anggaran daerah menjelang akhir tahun 2026.
Ia meminta seluruh pimpinan perangkat daerah menyikapi sisa waktu pelaksanaan anggaran secara bijak agar target yang telah ditetapkan dalam APBD Perubahan 2026 dapat tercapai.