Sementara itu, pekerjaan yang masih berlangsung antara lain penataan lahan untuk ruang terbuka hijau (RTH) yang nantinya terhubung dengan kawasan Leuweung Batutulis.
Dedie meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor segera membongkar bangunan yang masih berdiri di ujung trase untuk kemudian ditata menjadi taman.
"Jadi ada sedikit catatan, untuk lahan bangunan yang ada di ujung, saya minta ke Dinas PUPR untuk segera dibongkar untuk nanti dijadikan sebagai taman. Jadi artinya nyambung dengan Leuweung Batutulis," ujarnya.
Menurut Dedie, penataan Leuweung Batutulis perlu memperhatikan kondisi struktur tanah karena kawasan tersebut berada di area tebing sehingga tidak seluruh jenis pohon dapat ditanam.