Ia menegaskan Pemkot Bukittinggi berkomitmen untuk terus mendukung penanganan darurat ini hingga situasi di Kabupaten Solok kembali kondusif, yang mencerminkan kuatnya nilai-nilai kegotongroyongan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Joni menyatakan kehadiran personel Damkar dan BPBD Bukittinggi tidak hanya memperkuat tenaga evakuasi, tetapi juga menjadi suntikan moril yang menguatkan bagi masyarakat Kabupaten Solok untuk bangkit kembali.
Hingga saat ini bencana banjir bandang Solok terdata menimbulkan korban jiwa satu orang, satu orang hilang, belasan kantor Pemkab Solok rusak, serta ratusan warga terdampak.