NADIKABAR.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat (Jakpus) menargetkan perbaikan 94 rumah duafa sepanjang 2026 melalui program bedah rumah reguler dan dukungan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

"Pada tahun 2026, terdapat target program Bedah Rumah Duafa sebanyak 94 rumah, yang terdiri atas program reguler dan dukungan CSR," kata Wali Kota Jakarta Pusat Arifin saat meresmikan hasil bedah rumah di Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa.

Dia mengatakan bedah rumah tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan PT SupraJaya Duaribu Satu dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jakarta Pusat.

Kolaborasi kedua pihak itu, kata Arifin, telah membantu pembangunan delapan unit rumah selama periode 2024-2026 sebagai upaya menyediakan hunian layak bagi warga yang membutuhkan.

Menurut dia, program bedah rumah tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga diharapkan memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima manfaat.

Dia pun mengajak dunia usaha dan lembaga sosial lainnya untuk berpartisipasi dalam program serupa guna membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Capaian ini sebagai bukti konkret bahwa sinergi pentahelix dapat menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Arifin.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada empat warga penerima manfaat program bedah rumah.

Empat warga penerima manfaat program bedah rumah tersebut, di antaranya Nandang Suhendar (RT 005/RW 03), Adrian Susanto (RT 008/RW 03), Tajudin (RT 008/RW 06), dan Niyoshi Jin (RT 002/RW 07).

Sementara itu, Nandang (53), salah satu penerima manfaat program Bedah Rumah Duafa, mengungkapkan rasa syukur atas perolehan hunian layak huni dua lantai hasil rehabilitasi Baznas Kota Jakarta Pusat.

"Setelah menunggu proses pengajuan selama kurang lebih 1 tahun dan menjalani masa relokasi sementara, Alhamdulillah, saat ini, saya bersama lima anggota keluarga, termasuk istri, anak, cucu, dan menantu sudah dapat menempati rumah," ungkap Nandang.