"Setu Babakan merupakan destinasi wisata, sarana pendidikan, sekaligus kawasan pelestarian kebudayaan Betawi yang perlu dijaga bersama," ujar Firmanuddin.

Untuk itu, dia menegaskan penataan Setu Babakan tidak hanya berfokus pada penertiban pedagang, tetapi juga pembenahan infrastruktur pendukung kawasan wisata.

Secara keseluruhan, terdapat total 224 pedagang yang terdata, dan sebagian besar telah membongkar kios serta memindahkan barang-barang mereka, baik secara mandiri maupun dengan bantuan petugas.