NADIKABAR.COM — Pemerintah Kota Jakarta Timur menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi penyintas kebakaran dua rumah warga di Jalan Mede RT 06/09, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur.

"Natura sudah dikirim sejak kemarin dan makan siap saji kita berikan selama tiga hari. Mudah-mudahan ini dapat membantu meringankan warga yang sedang terkena musibah," kata Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur Agata Bayu Putra saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Bantuan yang disalurkan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Timur ini terdiri dari lima kantong beras kemasan lima kilogram, lima minyak goreng kemasan dua liter.

Lalu, lima botol kecap manis, 10 pak biskuit, 10 kaleng sarden, lima dus mi instan, dan lima buah goodie bag berisi kebutuhan sehari-hari.

Agata menjelaskan bantuan makanan siap santap diberikan setiap harinya sebanyak 50 boks untuk masing-masing kebutuhan makan pagi, siang dan malam, lengkap dengan air mineral.

"Distribusi bantuan dilakukan di tenda pengungsian dengan disaksikan jajaran kelurahan, pengurus RT/RW serta warga penyintas kebakaran," ujar Agata.

Sementara itu, Ketua PMI Jakarta Timur Bambang Pangestu Aldriyan menambahkan pihaknya turut menyalurkan enam jenis bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas.

Bantuan tersebut meliputi lima paket perlengkapan keluarga (family kit), lima paket perlengkapan kebersihan (hygiene kit), lima paket perlengkapan sekolah (school kit), lima lembar tikar, dua lembar terpal, dan empat dus air mineral.

"Seluruh bantuan sudah kita distribusikan kemarin, sesuai dengan adanya permohonan dari pihak kelurahan," kata Bambang.

Bambang berharap bantuan ini bisa bermanfaat untuk membantu warga yang sedang terkena musibah kebakaran.

Sebelumnya, kebakaran di Jalan Mede, RT 06/09, Rawamangun, Pulogadung, Sabtu (24/10) sekitar pukul 22.53 WIB tersebut menghanguskan dua rumah warga.

Sebanyak tujuh Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 20 jiwa terdampak dan saat ini mengungsi di tenda bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang didirikan tidak jauh dari lokasi kejadian.