NADIKABAR.COM β Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur, mengoptimalkan kolaborasi pengelolaan pasokan alat kontrasepsi guna memastikan ketersediaan kebutuhan pelayanan keluarga berencana (KB) di fasilitas kesehatan.
Kolaborasi tersebut dilakukan Pemkot Kupang bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, United Nations Population Fund (UNFPA), serta Pemerintah Australia melalui Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT).
βKolaborasi ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi tata kelola persediaan, memperkuat sistem pelaporan, serta memastikan distribusi alat dan obat kontrasepsi berjalan lebih efektif dan terkoordinasi,β kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Kupang Hengky C. Malelak di Kupang, Sabtu.
Hal itu disampaikannya dalam kunjungan kerja dan kegiatan penguatan manajemen rantai pasok alat dan obat kontrasepsi yang berlangsung di Puskesmas Bakunase.