Ia turut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, UNFPA, serta Pemerintah Australia dalam memperkuat penyelenggaraan program KB di Kota Kupang.

Menurut dia, penguatan manajemen rantai pasok alat dan obat kontrasepsi merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan KB.

β€œKetersediaan alat kontrasepsi yang terencana, terpantau, dan terdistribusi dengan baik akan membantu fasilitas kesehatan memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Sekretaris Utama BKKBN Budi Setiyono menekankan sejumlah aspek strategis yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan rantai pasok alat dan obat kontrasepsi.