"Jumlah paket yang kami salurkan di setiap kecamatan bervariasi, menyesuaikan permintaan dan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing," kata Evy.

Ia menjelaskan, setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, dan susu kental manis 1 kaleng. Seluruh komoditas tersebut dapat diperoleh masyarakat dengan harga hanya Rp63.000 per paket.

Menurut Evy, harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan jika masyarakat membeli kebutuhan pokok secara terpisah di pasaran. Karena itu, pasar murah diharapkan benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, terutama kelompok keluarga yang memiliki keterbatasan daya beli.

"Ini sesuai arahan Bapak Wali Kota agar pasar murah yang dilaksanakan pemerintah benar-benar menawarkan harga jauh di bawah harga pasar, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat," jelasnya.

Evy menambahkan, program pasar murah bukan kali pertama dilaksanakan. Sebelumnya, Disdag telah menggelar tahap pertama menjelang Hari Raya Idul Adha dengan jumlah sekitar 1.300 paket.