"Kita tinggal tulis kata kuncinya (keyword), lalu muncul semua nama dan nomor kontak mereka. Data ini kami gunakan untuk mengundang teman-teman semua pada kegiatan yang beririsan dengan instansi Bapak dan Ibu," jelasnya.
Dia mengatakan pihaknya melakukan kurasi terhadap peserta yang diundang dalam berbagai kegiatan. Hal itu dilakukan agar program yang digelar dapat menyasar pelaku yang sesuai dengan bidang kegiatan.
"Hal ini menjadi harapan yang baik bagi kami sehingga peserta yang datang tidak itu-itu saja. Tentu kami kurasi terlebih dahulu; jika tidak ada kaitannya dengan bidang digital, kami tidak akan memaksakan untuk hadir," tuturnya.
Sabiq menyebut pengembangan ekosistem tersebut nantinya tidak hanya berpusat di Makassar Creative Hub Nusantara. Fasilitas MCH juga direncanakan hadir di 15 kecamatan di Kota Makassar.
"Tentu saja, di 15 kecamatan ini tidak hanya ada diferensiasi pertunjukan, kriya, dan lain-lain. Garuda Spark juga bisa menjadi taman bermain bagi pelaku ekonomi kreatif lainnya, sehingga digitalisasi tetap terasa meskipun sektor intinya konvensional," katanya.
Dia berharap program Garuda Spark dapat menghasilkan akselerasi dan hilirisasi yang lebih jelas bagi pelaku startup lokal. Target akhirnya, startup asal Makassar mampu berkembang hingga skala nasional bahkan global.
"Harapannya, melalui program-program yang berorientasi pada output dan outcome ini karena kita tahu pelatihan ekonomi kreatif dan pengembangan startup sebenarnya sudah gencar dilakukan di Kota Makassar, akselerasi dan hilirisasinya bisa terlihat jelas," ungkap Sabiq.
"Dengan hadirnya program Garuda Spark langsung dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, kami sangat berharap ada perkembangan startup lokal yang mampu naik kelas menjadi skala nasional hingga global, seperti yang disampaikan oleh Ibu Menteri tadi," jelasnya.Sementara itu, Direktur Jenderal Ekosistem Digital, Edwin Hidayat Abdullah mengatakan, GSIH hadir untuk membuka akses yang lebih merata terhadap pengetahuan, talenta, jejaring, modal, dan pasar sehingga peluang untuk mengembangkan inovasi dapat dirasakan oleh lebih banyak pelaku di berbagai daerah. "Garuda Spark hadir untuk menjadikan teknologi sebagai jembatan yang buka akses lebih merata terhadap pengetahuan teknologi, talenta, networks, capital, dan juga market. Sehingga inovasi tidak menjadi privilege sedikit orang atau kota besar, tapi menjadi peluang bagi seluruh Indonesia," ujar Edwin.