NADIKABAR.COM — Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menyebutkan tumpukan kayu sisa konstruksi serta penyempitan saluran air menjadi penyebab utama genangan di RW 06, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres.
Iin menjelaskan pada saluran bawah Jalan Sawah Mede RW 06, ditemukan tumpukan material kayu sisa pembangunan konstruksi yang menyumbat aliran.
"Kondisi ini menutup saluran sehingga saat air masuk, air melimpah ke jalan. Kami juga melihat posisi jalan tol memang lebih tinggi dari jalan warga," kata Iin saat meninjau saluran di Jakarta Barat, Rabu.
Penyebab genangan juga ditemukan pada saluran penghubung di perbatasan Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
"Pada titik pertemuan itu, saluran menyempit sehingga debit air kurang maksimal ditampung," kata Iin.
Sebagai langkah penanganan, Pemkot Jakarta Barat berkoordinasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara untuk melakukan normalisasi pada saluran air yang menyempit.
Pemkot juga berkoordinasi dengan Suku Badan Pengelolaan Aset terkait bagian saluran yang terindikasi dimanfaatkan pihak lain.
"Dari pihak Jasa Marga, kami juga melihat perlu ada komunikasi lanjutan untuk pengerukan saluran yang mengalami pendangkalan," kata Iin.
Sebagai langkah awal, Pemkot Jakarta Barat memprioritaskan pembersihan material kayu yang menyumbat crossing saluran di Jalan Sawah Mede.
"Kita menunggu secepatnya koordinasi dari Jasa Marga dan Sudin SDA Jakarta Utara. Namun untuk langkah paling cepat, kita akan lakukan pembersihan terlebih dahulu," pungkasnya.