Ia menjelaskan, pelaku IKM yang mengikuti coaching clinic kali ini bergerak di bidang industri makanan, fashion, home decor supaya para pelaku IKM memiliki produk yang sesuai dengan pasar luar negeri.
"Supaya tahu tata caranya bagaimana menawarkan produk, terus penawaran-penawaran itu nanti harganya berapa. Misal kalau harganya terlalu mahal itu juga akan diberikan coaching clinic oleh ITS caranya agar tidak terlalu mahal harganya,” ujarnya.
Guru Besar Departemen Teknik Sistem dan Industri (DTSI) ITS Prof. Maria Anityasari menyampaikan pihaknya menerjunkan ratusan mahasiswa untuk mendampingi para pelaku usaha secara langsung.
"Para mahasiswa diterjunkan sesuai dengan kelompok industri peserta, seperti pangan, fashion, atau home decor. Pendampingan yang spesifik ini diharapkan mampu memberikan solusi konkret bagi setiap tantangan yang dihadapi IKM," ujarnya.