"Karena kesehatan itu segalanya buat anak-anak kita. Jadi kita bukan berpikir hanya untuk hari ini. Bagaimana proses belajar mengajar anak-anak kita terus berjalan, dengan menjaga kesehatan masing-masing," ujarnya.

PJJ tetap menjamin pembelajaran siswa berlangsung tanpa mengabaikan kondisi kesehatan siswa. Kesempatan ini diharapkan Sachrudin dapat membantu siswa memastikan kesehatan mereka aman dari paparan abu.

"Kemarin kita sudah melakukan PJJ selama tiga hari, dan hari ini diperpanjang dua hari lagi sampai hari Jumat," ungkapnya.

Dengan adanya kebijakan PJJ ini, Sachrudin mengingatkan kepada siswa dan masyarakat untuk tidak jadi panik. Warga harus tenang tetapi tetap dalam kewaspadaan.