Ia mengatakan guna merealisasikan integrasi konektivitas antar regional tersebut, Pemprov Banten terus menjalin sinergi dan kolaborasi intensif bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta pemerintah daerah setempat.​​​​​​

Andra menambahkan, pihaknya dan pemerintah kabupaten/kota di Banten yang terdampak atas kehadiran MRT ini akan menyiapkan feeder atau transportasi pengumpan antar stasiun seperti bus rapid transit (BRT).

"Kami berharap feasibility study tentang MRT atau LRT jalur Tomang–Balaraja itu bisa segera selesai dan bisa segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat," kata dia