Jenazah Surakman ditemukan di perairan sekitar Sawang Bengkok, Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, pada Sabtu (12/9).
Saat ditemukan, jenazah memiliki ciri mengenakan celana pendek hitam, tinggi sekitar 163 sentimeter, dan diperkirakan berusia 50 tahun.
Setelah berkoordinasi, Polda Banten dan Polda Bengkulu melakukan proses identifikasi melalui tim Disaster Victim Identification (DVI) dengan mencocokkan data antemortem keluarga delapan korban yang hilang kontak.
Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki mengatakan identifikasi ilmiah dilakukan setelah pihaknya menerima informasi penemuan jenazah laki-laki tanpa identitas di Pulau Enggano.
Tim Biddokkes Polda Banten kemudian menyerahkan data antemortem kepada Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu untuk proses identifikasi.
βDari delapan keluarga korban, pada satu jenazah telah dilakukan pemeriksaan oleh Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri melalui Kepala Bidang Laboratorium DNA,β kata Hengki.